Berak Berdarah, penyebab dan cara mengobatinya

Berak Berdarah, penyebab dan cara mengobatinya – Banyak beranggapan pendarahan saat buang air besar sesuatu yang biasa dan tidak perlu dirisaukan. Apalagi kondisi ini sering dirahasiakan karena beranggapan tidak perlu dibagikan kepada orang lain dan merupakan hal yang memalukan dan dianggap aib.

Akibatnya, banyak yang mengalami hal ini hanya membiarkan saja penyakit mereka tanpa mendapatkan perawatan di rumah sakit karena merasa itu hanya terkait sembelit dan gejala wasir  semata.
Ada juga yang mencoba membeli obat di apotek dan merawat sendiri melalui metode alternatif. Sangat jarang pasien benar-benar siap bertemu dokter untuk mengidentifikasi penyebab masalah berak berdarah ini, banyak yang karena malu dan kurang pengetahuan tentang penyakit ini.

Sebuah studi populasi yang dilakukan di Australia menunjukkan 47 persen penderita merasa berak berdarah itu tidak perlu dirisaukan, 37 persen pula mengakui tidak pernah melihat warna tinja sendiri dan 43 persen mencari pengobatan alternatif sebelum melakukan pengobatan ke rumah sakit atau dokter.

Meskipun pendarahan saat buang air besar dikategorikan sebagai masalah biasa terutama dalam kalangan individu berusia 40 tahun ke atas, kebiasaan yang dialami ini tidak seharusnya dibiarkan. Ini karena dalam beberapa situasi berak berdarah menjadi penanda penyakit lebih serius seperti kanker usus atau perut.

Lebih dramatis jika penyakit ini lambat diobati dapat memberi efek samping jika pasien menderita kencing berdarah, kanker rahim dan penyakit jantung karena akan mengikis dinding organ terdekat seperti usus besar dan menyebabkan pendarahan najis.

Menurut para ahli medis, bahwa ada banyak sebab terjadinya pendarahan saat buang air besar, salah satu atau paling biasa adalah wasir atau ambeien . Umumnya, wasir disebabkan luka dari pembuluh darah yang menjadi bantal di bagian anus (lubang dubur). Pendarahan sering terjadi di kalangan pasien yang mengalami sembelit atau kesulitan buang air besar. Darah dari ambeien ini berwarna merah segar dan menetes setelah membuang kotoran. Darah biasanya tidak bercampur kotoran. Kadangkala pasien dapat merasa ada benjolan seperti bengkak dan licin pada dubur. Pasien juga rasa gatal dan sakit di daerah itu.

Baca Juga :   Ambeien Luar - Kenali dan Waspadai

Selain itu, penderita  yang memiliki masalah sembelit bisa mendapat luka di bagian anus. Sering kali darah dari luka ini adalah darah merah segar serta sakit pada anus dan sering pendarahan akan berhenti
sendiri. Pasien sering mengidentifikasi perdarahan ini ketika membersihkan dubur dengan tisu pada saat akan menyelesaikan BAB. Penyebabnya lain adalah divertikulum yaitu kantong kecil yang ada di bagian usus besar.
Pendarahan yang terjadi biasanya akan diakhiri dengan darah segar, kadangkala berpotong seperti haid pada kaum wanita. Penderita ini akan mengatakan mereka ke toilet untuk buang air besar, tetapi yang keluar
adalah darah segar, tidak ada tinja. Kadangkala penderitamengeluh selalu sembelit untuk ke toilet.

berak berdarah

Kanker usus pula adalah kanker ketiga tertinggi di antara pasien di Indonesia. Tanda awal penyakit ini juga  adalah berak berdarah yang tidak sedikit pun rasa sakit sewaktu membuang kotoran. Darah akan bercampur dengan tinja.

Polip pula adalah tumor daging yang ada di sepanjang usus. Pendarahan yang terjadi tergantung pada lokasi polip. Semakin dekat dengan dubur, semakin merah segar darah yang mengalir. Beberapa
polip adalah tumor yang berpotensi untuk menjadi kanker.

Peradangan usus atau proctitis umumnya terjadi disebabkan oleh infeksi kuman. Pasien akan mengeluh diare bercampur dengan darah atau kotoran yang lembut diselaputi darah.

Selain itu, beberapa jenis obat dapat menyebabkan pendarahan seperti obat pengencer darah seperti warfarin dan aspirin. Selain warna, kuantitas darah juga bisa menentukan tingkat penyakit atau masalah seseorang.

Biasanya perdarahan rektum sederhana dikategorikan ketika banyak darah keluar setiap kali buang air besar. Jika jumlah ini lebih banyak, berarti pendarahan sudah berada pada tingkat serius. efek dari pendarahan yang serius dapat menyebabkan pasien merasa lesu, pusing atau pingsan. Terkadang pasien juga bisa mengalami tekanan darah rendah terutama ketika berdiri setelah lama duduk di toilet.
Bahkan jika berkelanjutan, pasien dapat mengalami perdarahan yang banyak dan pada saat sama, kurang darah merah. Efeknya, tubuh akan cepat lelah, mudah mendapat serangan jantung dan kaki membengkak.

Baca Juga :   Buang air besar berdarah tapi tidak sakit, kenapa ??

Pengobatan

Berak berdarah disebabkan wasir dalam dapat diobati melalui obat-obatan tanpa perlu operasi jika wasir berada pada tahap awal. Ketika memasuki tahap serius (wasir menjulur keluar dari dubur), ia harus dirawat dengan metode operasi.

Namun, jika penyakit dikonfirmasi sebagai kanker usus, maka Anda harus menjalani operasi major sebelum dibantu oleh perawatan samping seperti kemoterapi dan radioterapi.

Seharusnya pasien terus ke dokter atau ahli gastroenterologi segera. Tindakan cepat ini memberi peluang awal kepada dokter mendeteksi penyebab yang menyebabkan pendarahan. Ini sekaligus memberikan harapan yang lebih cerah bagi pasien untuk pulih.

Apa yang terjadi dalam masyarakat hari ini ketika ada individu yang mengalami pendarahan najis dalam jumlah yang sedikit, tetapi masih tidak merujuk kepada dokter. Penundaan bertemu ahli dapat menyebabkan masalah lebih rumit. Kini, ada berbagai metode pengobatan untuk mendeteksi penyebab usus berdarah. Antaranya pemeriksaan melalui endoskopi, kolonoskopi atau sigmoidoskopi yang berfungsi untuk mencari penyebab perdarahan dalam tinja.

Jika pendarahan hitam dan penyebabnya diperkirakan dari perut atau usus kecil, maka endoskopi atas akan dilakukan melalui mulut. Endoskopi adalah alat berbentuk tabung berkamera di ujungnya dengan diameter 1,5 cm bagi memungkinkan dokter ahli melihat ke dalam usus besar dengan lebih jelas. Tes ini memungkinkan penyebab pendarahan diidentifikasi sehingga ke tingkat paling kecil dan terhubung ke usus kecil. Untuk kolonoskopi dan sigmoidoskopi, perawatan tindak lanjut tergantung pada laporan kolonoskopi atau sigmoidoskopi.

Selain tes endoskopi, darah pasien juga akan diperiksa untuk membantu perawatan tindak lanjut dalam mendapatkan diagnosis.

Baca Juga :   Salep obat ambeien di apotik umum kimia farma atau k24

Prosedur kolonoskopi dalam usus besar

Prosedur ini membutuhkan persiapan setidaknya dua hari. Pasien disarankan mengurangi konsumsi bahan makanan berserat seperti sayur,
buah-buahan, daging dan bahan susu. Sehari sebelum prosedur, pasien diperbolehkan makan sampai jam lima sore. Setelah itu, pasien dianjurkan hanya mengambil minuman seperti sup kosong sehingga tengah
malam.

Mereka diberi obat minum bersama setidaknya satu liter air hangat, biasanya pada jam 7 dan 9 malam untuk mencuci usus dari segala kotoran. Keesokannya, prosedur biasanya dilakukan pada pagi hari. Pasien biasanya diberikan obat tidur yang juga berfungsi sebagai pembunuh rasa sakit secara suntikan sebelum prosedur.

Prosedur ini dapat memakan waktu 15 menit sampai 30 menit. Jika tidak, ia sulit melalui keseluruhan rektum dan usus besar. Pasien mungkin rasa kurang nyaman dan sedikit sakit karena prosedur ini harus memasukkan udara ke dalam usus untuk mendapatkan pandangan dinding usus yang jelas.

Prosedur kolonoskopi dapat memberi gambaran penyakit melalui pandangan visual bagian dalam usus besar dan rektum serta menolong memperoleh spesimen (biopsi) untuk konfirmasi laboratorium patologi.
Kolonoskopi juga dapat memainkan peran terapi seperti membuang tumor kecil seperti polip dan memungkinkan suntikan obat terhadap daerah usus besar atau rektum yang mengalami pendarahan.

Baca Juga :   Anus panas setelah buang air besar, apa yang harus saya lakukan ?

Nutrisi

Karena penyebab utama masalah usus berdarah disebabkan najis keras ketika bergesekan dengan dinding usus, maka ia terkait erat dengan gizi seimbang. Jadi, pasien disarankan untuk mengambil makanan seimbang untuk melancarkan proses ekskresi.

Antara diet nutrisi yang disarankan adalah mengurangi makanan pedas, melebihkan konsumsi sayuran, buah-buahan dan ulam-ulaman desa di samping memperbanyak minum air kosong serta melebihkan makanan mengandung karbohidrat yang tidak melalui pengolahan lanjut seperti beras merah dan roti gandum. Paling penting, lakukan latihan setiap hari untuk tetap sehat dan bugar.

Baca Juga :   Muncul benjolan pada anus bagaimana mengobatinya

Incoming search terms:

  • berak berdarah
  • berak darah
  • Berak
  • berak berdarah tahi keras
  • berakberdarah
  • beria berdarah
  • sebab berak berdarah
  • sebab utama berak berdarah
  • tahi pun berdarah

About admin

Denature Indonesia merupakan perusahaan herbal yang memproduksi berbagai macam jenis obat yang kami kembangkan sendiri.

Check Also

Keluar Darah dari dubur, mengapa?

Keluar Darah dari dubur, mengapa? – Pada artikel sebelumnya yaitu BAB mengeluarkan darah  kami sudah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*