Anus panas setelah buang air besar, apa yang harus saya lakukan ?

Anus panas setelah buang air besar – Masyarakat adakala malu atau segan untuk membahas topik yang terkait dengan kotoran atau tinja. Untuk beberapa golongan hal ini adalah rahasia dan tidak patut dipublikasikan atau diceritakan kepada orang lain. Bahkan ada yang menyimpan ‘rahasia’ kejanggalan BAB mereka sehingga ia mendatangkan efek yang membahayakan diri mereka sendiri. Ada juga pasien yang sering membeli obat di apotek dengan memiliki persepsi berak berdarah adalah hanya wasir dan itu adalah normal. Sayangnya persepsi pasien sering salah, pemeriksaan lanjut oleh dokter dianjurkan untuk menghindari komplikasi. Sebuah studi populasi yang dilakukan di Jakarta menunjukkan 47% penderita merasakan Anus panas setelah buang air besar itu tidak perlu dirisaukan. Malahan 37% populasi penelitian tidak pernah melihat warna tinja sendiri dan 43% membuat pengobatan sendiri sebelum mencari saran dokter.

Anus panas setelah buang air besar. Mengapa?

Ada banyak alasan mengapa terjadi Anus panas setelah buang air besar. Apa yang para dokter akan lakukan adalah mulai dari mengambil sejarah rinci berkenaan dengan cara pembuangan tinja pasien.

  1. Ambeien (haemorrhoid) – umumnya ambeien disebabkan oleh luka yang terjadi dari pembuluh darah yang menjadi bantalan bagi di bagian anus (lubang dubur). Pendarahan pada anus sering terjadi bagi pasien yang memiliki sejarah sembelit atau kesulitan untuk membuang kotoran. Darah dari ambeien sering adalah darah merah yang segar (fresh) beserta dengan menitis-nitis sesudah selesai pembuangan kotoran. Darah tidak akan bercampur dengan tinja. Kadang kala pasien dapat merasakan kehadiran benjolan-benjolan (bengkak) halus di lubang dubur. Pasien kadang kala merasakan gatal dan sakit di daerah dubur.
  2. Divertikulum – Ini adalah kantong-kantong kecil yang ada Marata-rata di usus besar. Pendarahan yang terjadi biasanya darah yang segar kadang kala berpotong seperti pendarahan haid pada wanita. Pasien akan mengatakan bahwa mereka ke toilet untuk buang air besar tetapi yang keluar adalah darah segar, tidak ada tinja. Kadangkala pasien akan mengeluh selalu sembelit untuk ke toilet.
  3. Kanker – Kanker usus adalah kanker yang ketiga tertinggi dikalangan pasien di Malaysia. Tanda- tanda awal adalah berak berdarah yang tidak sedikit pun rasa sakit sewaktu membuang kotoran. Darah akan bercampur dengan tinja. Pasien kadangkala ada perubahan dari segi kebiasaan membuang air besar – sembelit berkepanjangan, diare beserta darah, sering ke toilet untuk buang air besar tapi tidak ada (tenesmus).
  4. Luka di anus (anal fissure) – Pasien yang mempunya masalah sembelit bisa mendapat luka dibagian anus. Sering kali darah dari luka ini adalah darah merah segar beserta dengan sakit di anus dan sering pendarahan akan berhenti sendiri. Pasien sering mengidentifikasi perdarahan ini ketika membersihkan dubur dengan tisu di akhir pembuangan tinja.
  5. Polip – ini adalah tumor “daging” yang dapat ditemukan di sepanjang usus. Pendarahan yang terjadi tergantung pada lokasi polip. Semakin dekat dengan dubur, semakin merah segar pendarahan yang terjadi. Beberapa polip adalah tumor yang berpotensi untuk menjadi kanker (tergantung pada tes biopsi)
  6. Angiodisplasia – adalah pembuluh darah kecil yang tidak normal dapat ditemukan di seluruh daerah usus. Pembuluh darah ini bisa luka dan menyebabkan berak berdarah. Variasi jenis pendarahan dari merah segar ke kehitaman tergantung pada lokasi pembuluh darah ini.
  7. Peradangan usus (proctitis / colitis) – umumnya peradangan dapat terjadi disebabkan oleh infeksi kuman. Pasien akan mengeluh diare bercampur dengan darah atau kotoran yang lembut diselaputi darah.
  8. Obat – beberapa jenis obat dapat menyebabkan pendarahan seperti obat pengencer darah – warfarin dan aspirin.
Baca Juga :   Gambar Penyakit Ambeien Wasir Stadium 1 - 4

Apa yang akan dokter lakukan setelah itu?

Sesudah mengambil sejarah rinci berkenaan dengan masalah pasien, dokter akan melakukan pemeriksaan di dalam klinik.

  1. Abdomen – Para dokter akan memeriksa perut (perut pasien) untuk merasakan setiap tumor atau benjolan / bengkakan.pantangan ambeien
  2. Pemeriksaan dubur – Dokter akan memeriksa sekitar daerah dubur untuk melihat setiap tumor (wasir – haemorrhoid, kanker), luka (anal fissure). Kemudian dokter akan memasukkan jari ke dalam lubang dubur untuk merasa setiap tumor (terbatas pada 7cm pertama dari bibir anus) dan selesai pemeriksaan dokter akan melihat warna kotoran yang menempel pada sarung tangan. Ini akan memberi petunjuk kepada dokter untuk membuat diagnosis.
  3. Proktoskopi – Satu alat dalam lingkungan 2cm diameter untuk melihat dalam lubang dubur – terbatas kepada 8cm dari bibir anus. Gel akan ditempatkan di alat ini untuk menghindari rasa sakit kepada pasien.

anus panas setelah buang air besarSumber: http://www.steinergraphics.com

Apakah pemeriksaan di klinik cukup  atau saya perlu tes lebih lanjut?

Jika berpatokan pada sejarah yang diberikan pasien dan pemeriksaan yang dilakukan, dokter dapat mengidentifikasi penyebab berak berdarah ataupun anus panas setelah buang air besar apakah wasir atau luka (fissure), pengobatan dapat diberikan segera. Namun jika masalah berulang atau Anda adalah dikalangan pasien yang berisiko tinggi menderita kanker terutama atau pendarahan yang tidak dapat diidentifikasi penyebabnya, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis operasi.

Perawatan lanjut yang memungkinkan dokter spesialis melihat kedalam usus besar pasien adalah endoskopi – colonoskopi atau sigmoidoskopi. Ini adalah alat berbentuk tabung dengan diameter 1,5 cm yang memiliki kamera di ujung tabung untuk memungkinkan dokter ahli melihat ke dalam usus besar. Operasi ambeien ini memungkinkan penyebab pendarahan diidentifikasi sampai ke tingkat terminal ileum (sambungan usus besar ke usus kecil) untuk colonoskopi dan ke tingkat sigmoid untuk sigmoidoskopi. Perawatan susulan adalah mengandalkan laporan colonoskopi atau sigmoidoskopi.

Baca Juga :   Ambeien Dalam Berdarah - Temukan Solusinya hanya disini

Selain tes endoskopi, darah pasien juga akan diperiksa untuk membantu perawatan tindak lanjut dalam mendapatkan diagnosis.

Saya temui anus panas setelah buang air besar dan darah saat buang air besar. Apa harus saya lakukan?

Anda bisa temui dokter keluarga Anda yang terdekat jika pendarahan atau anus panas setelah buang air besar itu adalah sedikit. Dokter akan memeriksa Anda sebagaimana yang dinyatakan di atas.Tergantung pada diagnosis yang dibuat oleh dokter, akan menentukan apakah Anda membutuhkan pengobatan ahli atau referensi ke rumah sakit terdekat.Tetapi jika pendarahan yang terjadi adalah banyak sehingga menyebabkan Anda merasa pusing, kelelahan atau Anda memiliki tanda-tanda lain yang mencurigakan seperti kesulitan membuang air besar berlangsung, diare berkepanjangan Anda disarankan untuk mendapatkan referensi ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

Incoming search terms:

  • Anus Panas setelah bab
  • agar anus ga pabas
  • klismaphilia photos
  • jari dalam dubur mrncuci
  • goto priaemasukan jari ke lubang anus sendiri
  • diameter anus wanita
  • buang air besar apakah itu tumor di kantong pembuangan
  • anus besar
  • Akibat anus sering dianal
  • sering memasukan jari untuk membersihkan kotoran saat bab

About admin

Denature Indonesia merupakan perusahaan herbal yang memproduksi berbagai macam jenis obat yang kami kembangkan sendiri.

Check Also

berak berdarah

Berak Berdarah, penyebab dan cara mengobatinya

Berak Berdarah, penyebab dan cara mengobatinya – Banyak beranggapan pendarahan saat buang air besar sesuatu yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*